free page hit counter

Perusahaan Anda Membutuhkan Nomor Pelumas Terdaftar (NPT) ?

Jasa Pembuatan Nomor Pelumas Terdaftar

Apakah Saat Ini Perusahan Anda Dalam Kondisi Ini?

Produksi Pelumas

Usaha di Bidang Pelumas, Tetapi Belum Memiliki Nomer Terdaftar Pelumas?

Skala Produksi Pelumas Meningkat

Akan mengambil pekerjaan- pekerjaan dengan skala yang besar dan tinggi tetapi belum mempunyai NPT.

Belum Punya Nomor Pelumas Terdaftar (NPT)

Belum mempunyai dan ingin mendapatkan Nomor Pelumas Terdaftar (NPT)?

Belum Tahu Persyaratan untuk mendapatka NPT

Perusahaan Anda Kebingungan Memenuhi Persyaratan Pembuatan NPT?

Segera Konsultasi Pembuatan
NPT Perusahaan Anda Dengan Kami

Isi Form Di Bawah Ini dan Langsung Berkonsultasi dengan Ahlinya dalam Pengurusan NPT

Segera Penuhi Persyaratan Nomer Pelumas terdaftar Usaha Anda!

Salah satu sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah minyak bumi. Setelah melewati proses penyulingan (destilasi) dengan menggunakan bahan dasar, minyak bumi akan berubah menjadi minyak pelumas. Hasilnya dapat digolongkan menjadi 3 (tiga) jenis minyak pelumas, yaitu pelumas organik, mineral, dan sintetik. 

Fungsi utama minyak pelumas adalah mengurangi gesekan langsung antarlogam yang bergerak pada mesin. Hasil pembakaran dari minyak pelumas akan menyebabkan keausan dan karat. Gesekan antarlogam menyebabkan minyak pelumas jadi kotor sehingga secara periodik harus dikontrol dan diganti. Kalau tidak, maka akan menghambat kinerja mesin bahkan merusaknya.

Sesuai Permen ESDM No.53 tahun 2006, Pasal 1 ayat 4, Nomor Pelumas Terdaftar (NPT) adalah nomor yang diberikan oleh Direktur Jenderal terhadap suatu nama dagang pelumas setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Beberapa perusahaan menggunakan jasa Pengurusan NPT dalam mendapatkan izin sah dari pemerintah ini.

Aturan sebuah perusahaan harus memiliki NPT tertuang dalam peraturan pemerintah Indonesia yang legal. Hal ini bisa dicek dalam Peraturan Menteri ESDM No.53 tahun 2006 dan Peraturan Menteri ESDM No.23 tahun 2015. Di sini disebutkan bahwa perusahaan wajib mencantumkan NPT yang dimilikinya secara resmi pada kemasan pelumas yang dipasarkan.

Persyaratan Pembuatan NPT (Nomor Pelumas Terdaftar)

Apa saja Persyaratan yang Diperlukan dalam Pengurusan Jasa Nomor Pelumas Terdaftar?

 Untuk mendapatkan NPT, perusahaan harus memenuhi beberapa persyaratan. Ada dua jenis persyaratan yang akan dibahas di sini, yaitu persyaratan administratif dan persyaratan teknis. Persyaratan administratif berhubungan dengan dokumen-dokumen legal terkait status perusahaan. Sedangkan untuk yang teknis berkaitan dengan proses produksi minyak pelumas.

  1. Persyaratan Administratif

Berikut di bawah ini adalah beberapa persyaratan administratif yang harus dipenuhi oleh perusahaan apabila ingin mendapatkan NPT:

  • Akta Pendirian Usaha. Dokumen ini harus resmi yang ditandai dengan pengesahan oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.
  • Biodata lengkap perusahaan (Company Profile).
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan yang valid dan masih berlaku saat pengajuan.
  • Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) yang valid.
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang valid.
  • Surat Keterangan Domisili Perusahaan sesuai dengan actual perusahaan tersebut berada.
  • Bagi importir harus melampirkan surat penunjukkan atau surat kerjasama dari produsen atau prinsipal.
  • Bagi pengguuna jasa pabrikasi harus memiliki surat kontrak kerjasama dari produsen pelumas.
  • Angka Pengenal Impor (API).
  • Bukti surat atau sertifikat pendaftaran permohonan merek pelumas dari Direktorat Jenderal HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).
  • Surat pernyataan tertulis yang disertai materai sebagai bukti menyanggupi memenuhi ketentuan perundang-undangan pemerintah.
  1. Persyaratan Teknis

Di bawah ini adalah persyaratan teknis yang harus dijalankan oleh perusahaan dalam memperoleh NPT dari pemerintah:

  • Sumber Perolehan Pelumas.
  • Melampirkan dokumen yang berisi komposisi pelumas.
  • Dokumen yang dinamakan: TDS (Technical Data Sheet) dan MSDS (Material Safety Data Sheet).

Bersama jasa NPT, seluruh persyaratan di atas tidak hanya dicek secara check list saja. Tapi jasa NPT akan membantu memastikan isi dokumen, sertifikat, dan lainnya benar-benar sesuai dengan yang diminta oleh pemerintah. Sehingga perusahaan tidak repot untuk merevisi atau mengurus pembuktian lainnya.

Langkah-Langkah Untuk Mendapatkan NPT

Pada bagian ini yang akan dibahas adalah langkah-langkah dalam memperoleh NPT. Mulai dari proses awal pengajuan hingga penerimaan NPT oleh perusahaan. Karena sampai sekarang masih banyak perusahaan yang belum memahami prosedur dari pemerintah. Meski dalam pelaksanaannya perusahaan akan didampingi oleh jasa NPT, tapi akan lebih baik kalau memahaminya juga. Berikut adalah flow yang harus diikuti oleh perusahaan:

  1. Melengkapi Dokumen Persyaratan

Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan dokumen, baik administrasi maupun teknis. Kelengkapan dokumen ini sudah disebutkan di atas. Karena dalam mengumpulkan persyaratan membutuhkan waktu, paling tidak sediakan minimal dua minggu sampai semuanya lengkap. Pastikan semua data yang tercantum pada dokumen adalah benar, masih valid, dan legal. Kalau tidak, dokumen akan dikembalikan dan diminta untuk revisi. Jasa NPT akan membuatkan check list sebagai control tool sebelum menghadap ke pemerintah Migas.

  1. Mengajukan Surat Permohonan

Surat permohonan yang dimaksud di sini adalah Surat Permohonan Pengambilan Sample. Surat ini tujuannya adalah agar ada petugas Migas yang datang ke kantor untuk mengambil contoh produk minyak pelumas. Pengujian akan dilakukan di laboratorium pemerintah. Hal ini legal dan diatur pada Keputusan Presiden No.21 tahun 2001. Di sana disebutkan bahwa seluruh perusahaan diwajibkan untuk mengikuti prosedur uji laboratorium dan pendaftaran bagi seluruh perusahaan pelumas di Indonesia.

  1. Kunjungan Petugas dan Verifikasi Dokumen

Setelah seluruh dokumen administrasi dan teknis selesai sesuai dengan konsultasi dari jasa NPT, serta Surat Permohonan Pengambilan Sample pun diajukan, tinggal menunggu kedatangan petugas Migas. Tim dari pemerintahan Migas akan mengunjungi kantor atau perusahaan minyak pelumas. Mereka mengambil sample untuk uji laboratorium sekaligus melakukan verifikasi terhadap dokumen administrasi dan teknis.

Dokumen teknis akan menjadi acuan verifikasi hasil sample laboratorium juga. Oleh sebab itu, pemerintah harus memastikan bahwa produknya secara actual sesuai dengan data hitam di atas putihnya.

  1. Keputusan Lolos dan Tidak dari Pemerintah

Pada tahap ini perusahaan menanti keputusan pemerintah apakah lolos atau tidak ke tahap selanjutnya. Jika perusahaan mendapatkan hasil tidak lolos, maka jasa NPT harus membantunya sampai lolos. Biasanya perusahaan yang tidak lolos harus merevisi dokumen yang diberikan. Ini pastinya akan memakan waktu lebih lama untuk proses perolehan NPT.

Sedangkan bagi perusahaan yang dinyatakan lolos, sample akan dibawa ke kantor Migas pusat. Sample akan dikaji ulang apakah sesuai dengan spesifikasi sample atau tidak. Jika tidak, maka akan dilakukan penyesuaian spesifikasi dan diuji kembali.

  1. Permohonan Penerbitan NPT

Verifikasi lolos dan tidaknya pengkajian terakhir diterbitkan oleh LHA. Bagi perusahaan yang telah mendapatkan verifikasi LHA, agar segera mempersiapkan Surat Permohonan Penerbitan NPT untuk pemerintah pusat Migas. Setelah dokumen dianggap lengkap semuanya, barulah pemerintah pusat Migas akan menerbitkan NPT.

NPT yang diterima terlebih dulu di-upload ke INSW di Migas. Apabila semua langkah di atas selesai, maka perusahaan secara resmi mendapatkan NPT. Seluruh rangkaian proses diatas dilakukan secara mandiri oleh perusahaan yang mengajukan NPT. Karena agak menyita perhatian dan waktu, umumnya perusahaan menggunakan jasa NPT supaya prosesnya lancar dan tidak terlewat satu pun.

Kegunaan Adanya NPT Pada Produk Minyak Pelumas

NPT memegang peranan penting, baik dari segi bisnis maupun administrasi negara. Jika NPT tidak memiliki fungsi vital, maka tidak mungkin pemerintah sampai membuat peraturan secara legal diundang-undang negara. Berikut adalah kegunaan NPT:

  1. Melindungi Konsumen

Salah satu kewajiban perusahaan minyak pelumas yang telah memperoleh NPT adalah menampilkan NPT pada kemasan produknya. Ini merupakan langkah perlindungan terhadap konsumen karena produk tersebut telah dinyatakan produk pelumas berkualitas. Produk dijamin tidak akan menyebabkan kerusakan terhadap mesin atau hal lain yang dapat merugikan konsumen.

Dengan adanya peraturan yang mengharuskan perusahaan menampilkan NPT terbukti efektif menurunkan komplain pelanggan. Dilansir dari beberapa media, regulasi ini membuktikan kegunaannya sejak 20 tahun lalu. Berita-berita tentang kerusakan mesin akibat minyak pelumas menurun.

  1. Perusahaan dapat Memasarkan Produknya Secara Sah

NPT dapat diandaikan sebagai nomor identitas dari produk minyak pelumas yang dipasarkan. Dengan adanya NPT, maka produk tersebut sudah dianggap sah dan resmi secara negara. Perusahaan dapat memasarkan produknya secara legal. Perusahaan terlindungi dari tuduhan barang illegal atau penipuan.

Bahkan untuk pelaku importir sekalipun terlindungi dari tuduhan illegal karena NPT juga berlaku bagi minyak pelumas importir. Para pelaku usaha importir minyak pelumas wajib untuk menampilkan NPT-nya sebagaimana diatur dalam undang-undang juga. Oleh sebab itu, konsumen Indonesia tidak perlu ragu untuk membeli produk impor selama dalam kemasannya tercantum NPT.

  1. Kualitas Mutu Produk Terjamin

Uji laboratorium menjadi salah satu syarat keluarnya NPT dari pemerintah Migas. Dengan adanya pengujian ini, minyak pelumas yang beredar sudah terjamin kualitas mutunya. Karena secara regulasi apabila tidak lolos uji laboratorium maka perusahaan akan diminta menyesuaikan standar produknya.

Adapun pengujian tidak dilakukan sekali saja, melainkan dua kali. Maka seluruh produk minyak pelumas yang menampilkan NPT telah melewati double checking dari pemerintah. Hasil uji juga diverifikasi oleh badan yang sah sehingga konsumen tidak perlu meragukan mutu minyak pelumas yang dibelinya.

  1. Produk Berstandar Nasional

Meski masih mengundang kontroversi di kalangan pelaku usaha, mereka tetap mengikuti regulasi pemerintah yang mengharuskan SNI di setiap produk minyak pelumasnya. Memang untuk memperoleh SNI bagai melakukan dua kali testing bagi perusahaan minyak pelumas. Walau pun begitu, adanya SNI dan NPT lebih meyakinkan pasar kalau produknya telah berstandar nasional dan dijamin kualitasnya.

Seluruh produk minyak pelumas yang berlogo SNI secara tidak langsung dilindungi oleh NPT tanpa terkecuali. Kegunaannya secara lebih jauh ternyata SNI tidak hanya menjamin secara nasional saja, tetapi juga internasional. NPT dan SNI pada dasarnya melindungi produsen minyak pelumas dan konsumen. Masing-masing sisi mendapatkan keuntungan yang sama.

  1. Data Base Negara

Seluruh produk minyak pelumas yang mendapatkan NPT akan tercatat dalam administrasi pemerintah Migas. Hal ini bisa dibuktikan dengan membuka website resmi Migas atau ESDM. Di sana terdapat daftar produk minyak pelumas yang memiliki NPT. Ada 15.000 lebih merek pelumas beserta NPT-nya. Di sana juga tercantum nama perusahaan (produsen), kapan NPT diterbitkan, hingga masa berlaku NPT-nya.

Dengan demikian, apabila konsumen merasa ragu dan ingin meyakinkan diri apakah produk yang dibelinya legal bisa mengecek secara langsung di website tersebut. Bayangkan jika tidak ada NPT dan pencatatan secara resmi, konsumen tidak memiliki referensi yang valid untuk mengetahui kualitas dan legalitas produknya. Adanya NPT menertibkan produk yang beredar di pasar Indonesia.

Proses Pembuatan NPT Dengan
Tuantender.id

01

Konsultasi Dengan Team Tuantender.id
GRATIS

02

Pengecekan Persyaratan & Kelengkapan Surat-surat

03

Pengajuan Sertifikasi dari Badan Sertifikasi

04

Proses Selesai, Mudah dan Cepat
error: Content is protected !!